<<<==ayat berikutnya | Al-Mulk ayat ke 5 | ayat sebelumnya ===>> |
وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّمَآءَ الدُّنْيَا بِمَصَٰبِيحَ وَجَعَلْنَٰهَا رُجُومًا لِّلشَّيَٰطِينِ وَأَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابَ السَّعِيرِ |
Setiap Huruf arab ini dapat diklik untuk diperdalam maknanya
Kajian kata | لِّلشَّيَٰطِينِ pada surat 67.Al-Mulk ayat ke 5 Juz ke : 29 Halaman : 562 Baris ke : 8 pada mushaf Quran Madinah |
Bacaan dalam tulisan arab latin | li(l)sysyayâthîni |
Arti kata li(l)sysyayâthîni ( للشياطين ) | bagi syaitan-syaitan |
Jumlah pemakaian kata لِّلشَّيَٰطِينِ | 1 kali. Rinciannya ada disini |
Kata dasar dari kata لِّلشَّيَٰطِينِ tersusun dari suku kata | ش-ي-ط-ن kata dasar ش-ي-ط-ن ini huruf hijaizah yang kedua yaitu ي yang bisa berubah menjadi ا atau ء atau و atau ى atau tidak ada sama sekali. tergantung polakata (wazan) yang digunakannya. Penggunaan kata dasar ش-ي-ط-ن ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata ش-ي-ط-ن pada AlQuran | 88 kali. Dipakai untuk kata benda sebanyak : 88 kali. Rinciannya ada disini Kata dasar ش-ي-ط-ن ini dalam AlQuran tidak dipakai untuk kata kerja |
Jumlah variasi pemakaian kata dasar ش-ي-ط-ن pada AlQuran | 13 macam. Rinciannya ada disini |
Makna dari kata dasar ش-ي-ط-ن Catatatan : Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya | Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata iblis, syaitan, orang malang, ijajil, orang yg penuh tipu dayanya, jin Tidak ada kata kerja yang berkaitan kata dasar ini |
Kajian kata لِّلشَّيَٰطِينِ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan. 2 jamak tidak teratur : kata لِّلشَّيَٰطِينِ ini merupakan bentuk jamak tidak teratur, bagi syaitan-syaitannya jamak yang tidak ditandai dengan tanda-tanda jamak seperti ûna ( ونَ ), îna ( ينَ ), âti ( اتِ ) ,âtu ( اتُ ). dalam pemakaian jamak tidak teratur seperti ini mengunakan bentuk perempuan baik untuk kata kerjanya atau kata sifatnya. 3 imbuan : kata لِّلشَّيَٰطِينِ ini memiliki imbuan li ( لِ ). imbuan li ( لِ ) ini berbagi syaitan-syaitan untuk, bagi, kepada. imbuan ini selain dapat digunakan untuk kata kerja juga dapat digunakan untuk diterapkan pada kata benda. imbuan li ( لِ ) ini untuk kata Benda tunggal akan menyebabkan konsonan k3 berakhiran kasrah, sedangkan untuk kata benda jamak akan berakhiran yna ( ينَ ), Adapiun untuk kata kerja dengan subyek tunggal akan berakhiran fatchah atau untuk kata kerja dengan subyek jamak akhiran nun ( نَ )nya dihilangkan. 4 kata yang memiliki makna sangat : kata لِّلشَّيَٰطِينِ ini memiliki makna sangat atau maha dicirikan dengan adanya huruf kasrah panjang atau huruf dhomah panjang yang ada pada konsonan ke 2 (k2). kata ini jika diawali dengan kata sandang al ( اَل ) sering (dalam bagi syaitan-syaitanan tidak selalu) digunakan untuk menerangkan sifat tuhan pencipta, pemelihara dan raja seluruh alam semesta. adapun jika tidak diawali dengan kata sandang al ( اَل ) maka hanya digunakan untuk menerangkan sifat dari yang ada di alam saja. 5 keterangan : kata لِّلشَّيَٰطِينِ ini digunakan untuk menerangkan obyek sebelumnya yaitu رُجُومًا 6 kata benda atau menerangkan kata sifat : kata لِّلشَّيَٰطِينِ ini memiliki konsonan k2 panjang yang dapat digunakan sebagai kata benda atau digunakan sebagai kata sifat. |