<<<==ayat berikutnya | As-Sajdah ayat ke 6 | ayat sebelumnya ===>> |
ذَٰلِكَ عَٰلِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَٰدَةِ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ |
Setiap Huruf arab ini dapat diklik untuk diperdalam maknanya
Kajian kata | الْعَزِيزُ pada surat 32.As-Sajdah ayat ke 6 Juz ke : 21 Halaman : 415 Baris ke : 9 pada mushaf Quran Madinah |
Bacaan dalam tulisan arab latin | al'azîzu |
Arti kata alXazîzu ( العزيز ) | sangat perkasa |
Jumlah pemakaian kata ٱلْعَزِيزُ | 46 kali. Rinciannya ada disini |
Kata dasar dari kata الْعَزِيزُ tersusun dari suku kata | ع-ز-ز Penggunaan kata dasar ع-ز-ز ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata ع-ز-ز pada AlQuran | 120 kali. Dipakai untuk kata benda sebanyak : 117 kali. Rinciannya ada disini Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 3 kali. Rinciannya ada disini |
Jumlah variasi pemakaian kata dasar ع-ز-ز pada AlQuran | 22 macam. Rinciannya ada disini |
Makna dari kata dasar ع-ز-ز Catatatan : Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya | Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata bantuan, pertolongan, tolong, pembantu, uluran, sandaran, pembantuan, penyantunan, sambung tangan, inayah, pelantak, alat pemukul, alat pelantak, biri-biri jantan, pengangkutan, tubuh, semen, plester, plombiran, hubungan kawan, tambahan, pengingkaran. Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata mendorong, membantu, menolong, bantu, menyumbang, membela, menyantuni, menuntun, mempertenggangkan, memperlapang, penuh, berlimpah-limpah, membenturkan, melanggarkan, menyerodok, menghantam, memukul, memukulkan, mendorong kuat-kuat, memukul-mukul, menopang, menahan, menyokong, menyangga, mengalami, meneruskan, menderita, membenarkan, memperpanjang, memungkinkan, membawa, mengatasi, mengangkat, memuat, menguasai, mempunyai, menjual, mencapai, menggotong, memenangkan, jual, meloloskan, memastikan, meyakinkan, menegaskan, mempertegas, memperteguhkan, menetapkan, mengukuhkan, meneguhkan, menguatkan, mendukung, memperkuat, memperteguh, memperkukuhkan, memperkukuh, membaptiskan, membabtiskan, mempertetapkan, mempertetap, memberikan, menyampaikan, mengulurkan, merentangkan, mementang, membabarkan, memperluas, membentang, meluaskan, mengulur, mengembangkan, memperbesar, memperbanyak, membesarkan, memperbanyakkan, sampai, menjangkau, menawarkan, menganjurkan, memperdalam, menghampar, memperluaskan, menawari, melanjuntukan, menggapaikan, memperkembangkan, membangun, membuat, mendirikan, membina, membangunkan, mendasarkan, membikin, memperbuat, memperdirikan, mempererat, menyemen, menggabungkan, menyatukan, mengkonsolidasikan, mempertebal, bersatu, mengkonsolodir, memperketat, membantu perkembangan, memelihara, merawat, mendidik, melancarkan, menebalkan, menegarkan, memperlancar, mempertegar, menambah, menambahkan, mempertinggi, meninggikan, menaikkan, memajukan, mendukung, menggalakkan, menyelenggarakan, memangkatkan, mendorongkan. |
Kajian kata الْعَزِيزُ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata benda : kata الْعَزِيزُ termasuk dalam jenis kata benda. adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang. 2 asmul chusna : kata الْعَزِيزُ ini tergolong kelompok asmaul chusna yaitu nama-nama baik allah. 3 Kata tanpa imbuan : Kata الْعَزِيزُ ini sebelum dapat imbuan adalah الْعَزِيزُ 4 gender laki-laki : kata الْعَزِيزُ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki 5 kata dengan jumlah tunggal : untuk kata الْعَزِيزُ ini digolongkan dalam bentuk kata tunggal yang memiliki jenis laki-laki. 6 kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata الْعَزِيزُ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah u (dhammah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran u (dhammah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran dhammah. 7 kata benda atau kata sifat : kata الْعَزِيزُ ini dapat digunakan untuk menerangkan suatu kata sifat atau kata benda abstrak, jika kata ini digunakan untuk menerangkan kata benda maka kata bendanya merupakan jenis kata benda abstrak. |