Hadits riyawat : nasai dengan nomor hadits : 4795
أَخْبَرَنَا هِلَالُ بْنُ الْعَلَاءِ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ أُمَيَّةَ أَنَّ رَجُلًا سَرَقَ بُرْدَةً لَهُ فَرَفَعَهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَرَ بِقَطْعِهِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَدْ تَجَاوَزْتُ عَنْهُ فَقَالَ أَبَا وَهْبٍ أَفَلَا كَانَ قَبْلَ أَنْ تَأْتِيَنَا بِهِ فَقَطَعَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :أفلا
Arti kata afalâ ( أفلا ) | maka apakah tidak |
Jumlah pemakaian kata أَفَلَا | 45 kali. Rinciannya ada disini |
Kajian kata أَفَلَا ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kelompok harf : kata أَفَلَا ini masuk dalam kelompok kata sambung (penghubung) maupun kata depan. kata أَفَلَا ini tidak dapat berdiri sendiri tanpa diikuti oleh kata lainnya. 2 kata depan bermakna bukan / tidak : kata أَفَلَا ini memiliki maka bukan atau tidak. hal ini ditandai dengan konsonan terakhirnya dari kata berikutnya yaitu تَعْقِلُونَ berharakat dhomah untuk bentuk tunggal dan berakhiran wau-nun untuk bentuk jamak. |