Hadits riyawat : bukhari dengan nomor hadits : 6024
حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرٍ عَنْ أَبِي حَصِينٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةُ كَهَاتَيْنِ يَعْنِي إِصْبَعَيْنِ تَابَعَهُ إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي حَصِينٍ
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :أنا
Arti kata anâ ( أنا ) | saya |
Jumlah pemakaian kata أَنَا۠ | 4 kali. Rinciannya ada disini |
Kata dasar dari kata أَنَا۠ tersusun dari suku kata | null Penggunaan kata dasar null ini pada AlQuran ada di sini |
Kajian kata أَنَا۠ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan. 2 kata ganti orang : kata أَنَا۠ ini merupakan kata ganti yang digunakan untuk menggantikan orang. Kata ganti dalam bahasa AlQuran formatnya selalu tetap, kecuali untuk kata ganti yang memiliki huruf akhir mim. Untuk kata ganti yang memiliki huruf akhir mim ( م ), jika kata berikutnya berupa kata benda dengan alif lam, maka harakat pada huruf mim adalah dhomah ( مُ ), adapun jika tidak diikuti dengan kata benda ber alif-lam, maka harakat pada huruf mim yaitu berupa sukun ( مْ ). 3 orang pertama tunggal : kata أَنَا۠ ini merupakan kata ganti orang pertama tunggal 4 Subyek didahului katakerja : kata أَنَا۠ sebagai subyek mendahului katakerja yaitu قَالَ |