Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran

Hadits riyawat : nasai dengan nomor hadits : 4605

أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ عَنْ إِسْمَعِيلَ قَالَ حَدَّثَنَا الْعَلَاءُ عَنْ أَبِي كَثِيرٍ مَوْلَى مُحَمَّدِ بْنِ جَحْشٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ جَحْشٍ قَالَ كُنَّا جُلُوسًا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَفَعَ رَأْسَهُ إِلَى السَّمَاءِ ثُمَّ وَضَعَ رَاحَتَهُ عَلَى جَبْهَتِهِ ثُمَّ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ مَاذَا نُزِّلَ مِنْ التَّشْدِيدِ فَسَكَتْنَا وَفَزِعْنَا فَلَمَّا كَانَ مِنْ الْغَدِ سَأَلْتُهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا هَذَا التَّشْدِيدُ الَّذِي نُزِّلَ فَقَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَوْ أَنَّ رَجُلًا قُتِلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ثُمَّ أُحْيِيَ ثُمَّ قُتِلَ ثُمَّ أُحْيِيَ ثُمَّ قُتِلَ وَعَلَيْهِ دَيْنٌ مَا دَخَلَ الْجَنَّةَ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ دَيْنُهُ

Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :الجنة

Arti kata aljannata ( الجنة )surga
Jumlah pemakaian kata ٱلْجَنَّةَ18 kali. Rinciannya ada disini
Kata dasar dari kata الْجَنَّةَ tersusun dari suku kata ج-ن-ن

Penggunaan kata dasar ج-ن-ن ini pada AlQuran ada di sini

Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata
ج-ن-ن pada AlQuran
201 kali.

Dipakai untuk kata benda sebanyak : 201 kali. Rinciannya ada disini

Kata dasar ج-ن-ن ini dalam AlQuran tidak dipakai untuk kata kerja

Jumlah variasi pemakaian kata dasar ج-ن-ن pada AlQuran50 macam. Rinciannya ada disini
Makna dari kata dasar ج-ن-ن

Catatatan :
Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya
Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata marah, edan, sakit akal, yg gemar sekali, jin, hantu, jembalang, جن, setan, iblis, tuyul, sampul, sarung, tutup, perlindungan, kedok, selimut, tudung, kulit, kain penutup, ulas, selongsong, kelumun, pelupuk, perkulitan, deking, ular, naga, pengkhianat licin, kegilaan, penyakit gila, taman, kebun, kebon, firdaus, sorga, janat, penyakit jiwa, kerasukan, kesurupan, kemasukan, kemasukan setan, kesetanan, selap, majenun, janin, embrio, kandungan

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata
menjadi gila, menggila, menjadi rusak, menjadi kusut, menutupi, mencakup, menutup, meliputi, melindungi, menakuti, mengerikan, menyeramkan, mengejuntukan, mendahsyatkan, menakuntukan, melingkupi, menempuh, melapisi, membukut, meliput, menyungkup, mengulas, mengulasi, memperlarikan, menyamak, menabiri, memperlindungkan, memperlindungi, menangkupkan, mengalasi, mengalas
Kajian kata الْجَنَّةَ ditinjau dari aspek tata bahasa :

1 kata benda : kata الْجَنَّةَ termasuk dalam jenis kata benda.

adapun yang dimaksud dengan kata benda meliputi kata yang menerangkan tempat, barang, nama, waktu, kondisi serta kata yang menerangkan sifat seperti kesenangan. kata benda ini bentuk dan formatnya tidak dipengaruhi oleh waktu, baik waktu yang lalu, waktu sekarang atau waktu yang akan datang.

2 gender perempuan : kata الْجَنَّةَ ini digolongkan dalam kata yang bergender perempuan.

3 gender laki-perempuan : untuk kata الْجَنَّةَ ini dapat digunakan untuk menerangkan laki-laki atau perempuan.

4 obyek : kata الْجَنَّةَ ini berposisi sebagai obyek dengan dicirikan dengan adanya akhiran fatchah, fatchahtain, tan, atau yna

5 kata dengan jumlah tunggal : kata الْجَنَّةَ ini merupakan jenis kata berjenis tunggal untuk perempuan

6 memiliki kata sandang al : kata sandang al ( اَل ). yang melekat pada kata benda الْجَنَّةَ ini memberikan arti bahwa kata benda yang ditunjuk telah jelas, atau paling tidak bahwa kata benda ini pernah dibahas atau diketahui dengan jelas. awalan al ( اَل ) ini dalam bahasa inggris adalah kata sandang the. setiap kata yang menggunakan kata sandang al ( اَل ) tidak pernah memiliki akhiran dengan tanwin.

7 kata benda abstrak atau penamaan : kata الْجَنَّةَ ini masuk dalam kelompok kata yang sering digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan Allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra. Kata الْجَنَّةَ ini sering digunakan untuk menerangkan penamaan suatu obyek, kondisi, keadaan atau situasi.

8 kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata الْجَنَّةَ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah.

9 kata benda tunggal perempuan : kata الْجَنَّةَ ini termasuk jenis kata benda untuk tunggal untuk jenis perempuan

Disclaimer / penafian