Hadits riyawat : ahmad dengan nomor hadits : 17567
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا عَطَاءُ بْنُ السَّائِبِ قَالَ كَانَ أَوَّلُ يَوْمٍ عَرَفْتُ فِيهِ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ أَبِي لَيْلَى رَأَيْتُ شَيْخًا أَبْيَضَ الرَّأْسِ وَاللِّحْيَةِ عَلَى حِمَارٍ وَهُوَ يَتْبَعُ جِنَازَةً فَسَمِعْتُهُ يَقُولُ حَدَّثَنِي فُلَانُ بْنُ فُلَانٍ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ أَحَبَّ لِقَاءَ اللَّهِ أَحَبَّ اللَّهُ لِقَاءَهُ وَمَنْ كَرِهَ لِقَاءَ اللَّهِ كَرِهَ اللَّهُ لِقَاءَهُ قَالَ فَأَكَبَّ الْقَوْمُ يَبْكُونَ فَقَالَ مَا يُبْكِيكُمْ فَقَالُوا إِنَّا نَكْرَهُ الْمَوْتَ قَالَ لَيْسَ ذَلِكَ وَلَكِنَّهُ إِذَا حَضَرَ { فَأَمَّا إِنْ كَانَ مِنْ الْمُقَرَّبِينَ فَرَوْحٌ وَرَيْحَانٌ وَجَنَّةُ نَعِيمٍ } فَإِذَا بُشِّرَ بِذَلِكَ أَحَبَّ لِقَاءَ اللَّهِ وَاللَّهُ لِلِقَائِهِ أَحَبُّ { وَأَمَّا إِنْ كَانَ مِنْ الْمُكَذِّبِينَ الضَّالِّينَ فَنُزُلٌ مِنْ حَمِيمٍ } قَالَ عَطَاءٌ وَفِي قِرَاءَةِ ابْنِ مَسْعُودٍ ثُمَّ تَصْلِيَةُ جَحِيمٍ فَإِذَا بُشِّرَ بِذَلِكَ يَكْرَهُ لِقَاءَ اللَّهِ وَاللَّهُ لِلِقَائِهِ أَكْرَهُ
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :الضالين
Arti kata ald7d7âllîna ( الضالين ) | orang-orang yang sesat itu |
Jumlah pemakaian kata ٱلضَّآلِّينَ | 6 kali. Rinciannya ada disini |
Kata dasar dari kata الضَّآلِّينَ tersusun dari suku kata | ض-ل-ل Penggunaan kata dasar ض-ل-ل ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata ض-ل-ل pada AlQuran | 191 kali. Dipakai untuk kata benda sebanyak : 112 kali. Rinciannya ada disini Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 79 kali. Rinciannya ada disini |
Jumlah variasi pemakaian kata dasar ض-ل-ل pada AlQuran | 74 macam. Rinciannya ada disini |
Makna dari kata dasar ض-ل-ل Catatatan : Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya | Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata tersesat, kesasar, nyasar, tdk sering, kadang-kadang, seorang yg sesat, seorang yg bersifat tak wajar Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata menyesatkan, menyimpang, melantur, mengembara, berkeliaran, menyasar, ngelantur, berbuat salah, keliru, khilaf, menyesatkan, memperdaya, memperdayakan, mengelirukan, memberi pengertian yg salah, memperkonon, bersungut, bersungut-sungut, komat-kamit, bergerak dgn pelan-pelan, menyalahgunakan, merusak, menodai, merayu, menggoda, memikat hati, membujuk |
Kajian kata الضَّآلِّينَ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan. 2 gender laki-laki : kata الضَّآلِّينَ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki 3 kata benda jamak laki-laki : kata ٱلضَّآلِّينَ merupakan kata benda untuk jamak laki-laki 4 kata benda pemegang hak : kata الضَّآلِّينَ ini masuk dalam jenis kata benda pemagang otoritas atau hak dari sesuatu, yang dicirikan dengan adanya tambahan alif panjang di huruf pertama. dalam tata bahasa arab kata benda pelaku aktif ini sering disebut dengan isim maf'ul 5 Diawalii kataa menerangkan bukan atau tidak : dalam kondisi ini kata sebelumnya yaitu وَلَا digunakan untuk memberitahukan kondisi sebaliknya dari kata الضَّآلِّينَ (yaitu menyatakan bukan/tidak الضَّآلِّينَ). ciri kata وَلَا yang digunakan untuk menyatakan bukan hal ini dikenal dengan cara melihat konsonan_k3 dari kata الضَّآلِّينَ adalah konsonan_k3 tidak bersukun atau tidak kehilangan huruf nun untuk jamak una. perlu diketahui bahwa kata وَلَا dapat digunakan untuk mengatakan jangan dan untuk mengatakan tidak atau bukan. dalam kondisi ini وَلَا digunakan untuk menyatakan bukan atau tidak. |