Hadits riyawat : AbuDaud dengan nomor hadits : 2260
حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ أَسِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْخَثْعَمِيِّ عَنْ فَرْوَةَ بْنِ مُجَاهِدٍ اللَّخْمِيِّ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ الْجُهَنِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ غَزَوْتُ مَعَ نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَزْوَةَ كَذَا وَكَذَا فَضَيَّقَ النَّاسُ الْمَنَازِلَ وَقَطَعُوا الطَّرِيقَ فَبَعَثَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُنَادِيًا يُنَادِي فِي النَّاسِ أَنَّ مَنْ ضَيَّقَ مَنْزِلًا أَوْ قَطَعَ طَرِيقًا فَلَا جِهَادَ لَهُ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عُثْمَانَ حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ أَسِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ فَرْوَةَ بْنِ مُجَاهِدٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ غَزَوْنَا مَعَ نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَعْنَاهُ
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :قطع
Arti kata qithaXun ( قطع ) | potongan |
Jumlah pemakaian kata قِطَعٌ | 1 kali. Rinciannya ada disini |
Kata dasar dari kata قِطَعٌ tersusun dari suku kata | ق-ط-ع Penggunaan kata dasar ق-ط-ع ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata ق-ط-ع pada AlQuran | 36 kali. Dipakai untuk kata benda sebanyak : 7 kali. Rinciannya ada disini Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 29 kali. Rinciannya ada disini |
Jumlah variasi pemakaian kata dasar ق-ط-ع pada AlQuran | 32 macam. Rinciannya ada disini |
Makna dari kata dasar ق-ط-ع Catatatan : Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya | Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata potongan, pengurangan, pangkasan, guntingan, pemutusan, pemenggalan, pemisahan, penghentian, penebangan, pengambilan, penyikatan Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata memotong, mengurangi, memangkas, menggunting, melukai, membuat, memutus, memutuskan, memenggal, mengerat, memisahkan, cepol, mengakhiri, coplok, memutuskan hubungan, cocok, menghentikan, pergi, meninggalkan, pantas, menebang, membabat, membelah, merambah, mengapak, diratakan, merapikan, menghias, menghiasi, memperpendek, membelok ke belakang, menjepitkan, meninju, lari dgn cepat, mengambil, memperpotongkan, menembus, memotong jalan, mengiris, menyayat, menyedihkan, membuat lelucon, memotong-motong, menyingkatkan, mencacati, mematahkan, memendekkan, menyingkat, menggorok, mengecam, potong-memotong, silang-menyilang, menyeberang, melintasi, menyilangkan, mengarungi, bertemu, mengganggu, menyela, sela, memecahkan, mengeping, membedakan, merenggangkan, menceraikan, menyembelih, membantai, menjagal, menumbangkan, membunuh besar-besaran, bantai, membunuh, merusak, mencegat, menangkap, menahan, menangkapi, memintas, mengudung, menebak, memecah, menggantungkan diri, taat, meretakkan, memotong , mencukur, bercukur, menyerempet, menyayati, membedah, mengamputasi, memancung, mengeluarkan, menghilangkan, masuk, mendobrak, membongkar, mengajar, menatah, menetak, membentuk, mengupas, memecat, memberhentikan, menjadi potongan, menggigit, mencubit, menghentikan pertumbuhan, menghentikan kembangan, mencuri, menoreh, menakik, membuat takik, menjatuhkan, terkerat, mengoyakkan, menggergaji, menuai, mendapatkan, mendapat, memperoleh, memungut, membentak, putus, mencaplok, beroperasi, menjalankan, mengoperasi, menyelenggarakan |
Kajian kata قِطَعٌ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang memakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan. 2 gender laki-laki : kata قِطَعٌ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki 3 kata dengan jumlah tunggal : untuk kata قِطَعٌ ini digolongkan dalam bentuk kata tunggal yang memiliki jenis laki-laki. 4 kata benda berakhiran tanwin (n) : kata قِطَعٌ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran dengan tanwin ini dapat memiliki akhiran an,in atau un. untuk kata ini akhirannya adalah un. bentuk akhiran (apakah an,in atau un) ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran ini ditujukan untuk menujuk kata benda tunggal sembarang atau yang mana saja.tetapi dapat juga digunakan untuk menerangkan suatu kata benda jamak yang tidak beraturan. hal ini tergantung pada kata yang digunakan 5 kata benda berjenis laki : kata قِطَعٌ ini merupakan kata benda jenis laki-laki karena tidak memiliki tanda ta marbuthoh pada huruf akhirnya. |