Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran

Hadits riyawat : ahmad dengan nomor hadits : 18042

حَدَّثَنَا عَبِيدَةُ بْنُ حُمَيْدٍ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنِي عَطَاءُ بْنُ السَّائِبِ عَنْ عَرْفَجَةَ قَالَ كُنْتُ عِنْدَ عُتْبَةَ بْنِ فَرْقَدٍ وَهُوَ يُحَدِّثُ عَنْ رَمَضَانَ قَالَ فَدَخَلَ عَلَيْنَا رَجُلٌ مِنْ أَصْحَابِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا رَآهُ عُتْبَةُ هَابَهُ فَسَكَتَ قَالَ فَحَدَّثَ عَنْ رَمَضَانَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِي رَمَضَانَ تُغَلَّقُ فِيهِ أَبْوَابُ النَّارِ وَتُفَتَّحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَتُصَفَّدُ فِيهِ الشَّيَاطِينُ قَالَ وَيُنَادِي فِيهِ مَلَكٌ يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ أَبْشِرْ يَا بَاغِيَ الشَّرِّ أَقْصِرْ حَتَّى يَنْقَضِيَ رَمَضَانُ

Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :ملك

Arti kata mulki ( ملك )kerajaan
Jumlah pemakaian kata مُلْكِ1 kali. Rinciannya ada disini
Kata dasar dari kata مُلْكِ tersusun dari suku kata م-ل-ك

Penggunaan kata dasar م-ل-ك ini pada AlQuran ada di sini

Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata
م-ل-ك pada AlQuran
205 kali.

Dipakai untuk kata benda sebanyak : 158 kali. Rinciannya ada disini

Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 47 kali. Rinciannya ada disini

Jumlah variasi pemakaian kata dasar م-ل-ك pada AlQuran58 macam. Rinciannya ada disini
Makna dari kata dasar م-ل-ك

Catatatan :
Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya
Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata , ratu, king, aji, malik, milik, kekayaan, harta, harta benda, sifat, khasiat, ciri, tanah milik, raja, penguasa, tuan, berdaulat, merdeka, tak terbatas, istimewa, berkuasa penuh, congkak, sombong, mujarab, kepunyaan, hak milik, tempat milik, kepemilikan, pemilikan, kemilikan, mistar, penggaris, garisan, syah, aji, belebas, pangeran, tokoh, putera, orang yang berpengaruh, pengadilan.

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata
, memiliki, punya, mempunyai, ada, mengalami, mendapatkan, mendapat, menemukan, memperoleh, mendapati, ingin, memegang, menyuruh, memberi, menyajikan, mengizinkan, berbicara, paham, menguraikan, tdk dpt menjawab, mempersandangkan, memerintah, menguasai, mencengkam, merajalela, mengampukan, memerintah, menguasai, mencengkam, merajalela, mengampukan, bersuka cita, gembira, girang, menggembirakan, menggirangkan, membuat ria, hormat bernama, mencapai, menghubungi, memegang.
Kajian kata مُلْكِ ditinjau dari aspek tata bahasa :

1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang memakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan.

2 kata benda abstrak atau penamaan : kata مُلْكِ ini masuk dalam kelompok kata yang sering digunakan untuk menerangkan kata benda abstrak, yaitu kata benda yang tidak berwujud (artinya bendanya ada tetapi tidak dapat dilihat dengan mata atau tidak dapat diraba dengan panca indra manusia) misalnya kata benda yang beralan pe- atau yang berawalan dan akhiran pe - an (pekerjaan dari kata kerja), ke - an (kesenangan dari kata senang) atau bahkan seperti makhluk-makhluk ciptaan Allah yang makhluk tersebut tidak dapat disentuh dengan panca indra. Kata مُلْكِ ini sering digunakan untuk menerangkan penamaan suatu obyek, kondisi, keadaan atau situasi.

3 kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata مُلْكِ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah.

Disclaimer / penafian