Hadits riyawat : nasai dengan nomor hadits : 2461
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ وَهُوَ ابْنُ الْحَارِثِ قَالَ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ عَنْ الْحَسَنِ قَالَ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ وَهُوَ أَمِيرُ الْبَصْرَةِ فِي آخِرِ الشَّهْرِ أَخْرِجُوا زَكَاةَ صَوْمِكُمْ فَنَظَرَ النَّاسُ بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ فَقَالَ مَنْ هَاهُنَا مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ قُومُوا فَعَلِّمُوا إِخْوَانَكُمْ فَإِنَّهُمْ لَا يَعْلَمُونَ أَنَّ هَذِهِ الزَّكَاةَ فَرَضَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى كُلِّ ذَكَرٍ وَأُنْثَى حُرٍّ وَمَمْلُوكٍ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ أَوْ تَمْرٍ أَوْ نِصْفَ صَاعٍ مِنْ قَمْحٍ فَقَامُوا خَالَفَهُ هِشَامٌ فَقَالَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :وأنثى
Arti kata wa-untsâ ( وأنثى ) | perempuan |
Jumlah pemakaian kata وَأُنثَىٰ | 1 kali. Rinciannya ada disini |
Kata dasar dari kata وَأُنثَىٰ tersusun dari suku kata | ا-ن-ث kata dasar ا-ن-ث ini huruf hijaizah yang pertama yaitu ا yang bisa berubah menjadi ا atau ء atau و atau ى atau tidak ada sama sekali. tergantung polakata (wazan) yang digunakannya. Penggunaan kata dasar ا-ن-ث ini pada AlQuran ada di sini |
Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata ا-ن-ث pada AlQuran | 30 kali. Dipakai untuk kata benda sebanyak : 30 kali. Rinciannya ada disini Kata dasar ا-ن-ث ini dalam AlQuran tidak dipakai untuk kata kerja |
Jumlah variasi pemakaian kata dasar ا-ن-ث pada AlQuran | 10 macam. Rinciannya ada disini |
Makna dari kata dasar ا-ن-ث Catatatan : Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya | Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata wanita, betina, puteri, berkenaan dgn perempuan Tidak ada kata kerja yang berkaitan kata dasar ini |
Kajian kata وَأُنثَىٰ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan. 2 gender perempuan : kata وَأُنثَىٰ ini digolongkan dalam kata yang bergender perempuan. 3 gender laki-perempuan : untuk kata وَأُنثَىٰ ini dapat digunakan untuk menerangkan laki-laki atau perempuan. 4 imbuan : imbuan wa ( وَ ) yang ada pada kata ini dapat ber perempuan , beserta, atau dapat pula ber perempuan demi. jika kata wa ( وَ ) ini diapit oleh dua buah kata benda, atau dua buah kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini ber perempuan . adapun jika tidak diapit oleh dua buah kata benda,kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini ber perempuan demi. |