Hadits riyawat : ibnu-majah dengan nomor hadits : 285
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ شُعَيْبٍ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي الْعَاتِكَةِ عَنْ عَلِيِّ بْنِ يَزِيدَ عَنْ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَسَوَّكُوا فَإِنَّ السِّوَاكَ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ مَا جَاءَنِي جِبْرِيلُ إِلَّا أَوْصَانِي بِالسِّوَاكِ حَتَّى لَقَدْ خَشِيتُ أَنْ يُفْرَضَ عَلَيَّ وَعَلَى أُمَّتِي وَلَوْلَا أَنِّي أَخَافُ أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَفَرَضْتُهُ لَهُمْ وَإِنِّي لَأَسْتَاكُ حَتَّى لَقَدْ خَشِيتُ أَنْ أُحْفِيَ مَقَادِمَ فَمِي
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :وإني
Arti kata wa-innî ( وإني ) | dan sesungguhnya aku |
Jumlah pemakaian kata وَإِنِّى | 12 kali. Rinciannya ada disini |
Makna dari penggunaan kata harf إِنِّ | |
Kajian kata وَإِنِّى ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kelompok harf : kata وَإِنِّى ini masuk dalam kelompok kata sambung (penghubung) maupun kata depan. kata وَإِنِّى ini tidak dapat berdiri sendiri tanpa diikuti oleh kata lainnya. 2 imbuan : imbuan wa ( وَ ) yang ada pada kata ini dapat bermakna DAN, beserta, atau dapat pula bermakna demi. jika kata wa ( وَ ) ini diapit oleh dua buah kata benda, atau dua buah kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini bermakna DAN. adapun jika tidak diapit oleh dua buah kata benda,kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini bermakna demi. 3 diikuti kata ganti sebagai obyek : kata وَإِنِّى ini memiliki kata ganti ku. adapun cirinya adalah adanya imbuan akhir berupa iy ( ي ) , yang menunjukkan kata ganti orang pertama tunggal (ku). Kata ganti iy ( ي ) ini berfungsi sebagai obyek. Imbuan ي merupakan pemilik dari kata إِنِّ 4 diikuti kata ganti kepemilikan aku : kata وَإِنِّى ini memiliki kata ganti kepemilikan ku. adapun cirinya adalah adanya imbuan akhir berupa iy ( ي ) , yang menunjukkan kata ganti kepemilikan orang pertama tunggal (ku). Kata ganti iy ( ي ) ini berfungsi sebagai pemilik dari kata إِنِّ (yang maknanya dan sesungguhnya a) |