Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran

Hadits riyawat : nasai dengan nomor hadits : 864

أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ ضَمْرَةَ قَالَ سَأَلْنَا عَلِيًّا عَنْ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَيُّكُمْ يُطِيقُ ذَلِكَ قُلْنَا إِنْ لَمْ نُطِقْهُ سَمِعْنَا قَالَ كَانَ إِذَا كَانَتْ الشَّمْسُ مِنْ هَا هُنَا كَهَيْئَتِهَا مِنْ هَا هُنَا عِنْدَ الْعَصْرِ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ فَإِذَا كَانَتْ مِنْ هَا هُنَا كَهَيْئَتِهَا مِنْ هَا هُنَا عِنْدَ الظُّهْرِ صَلَّى أَرْبَعًا وَيُصَلِّي قَبْلَ الظُّهْرِ أَرْبَعًا وَبَعْدَهَا ثِنْتَيْنِ وَيُصَلِّي قَبْلَ الْعَصْرِ أَرْبَعًا يَفْصِلُ بَيْنَ كُلِّ رَكْعَتَيْنِ بِتَسْلِيمٍ عَلَى الْمَلَائِكَةِ الْمُقَرَّبِينَ وَالنَّبِيِّينَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ

Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :والنبيين

Arti kata wa(al)nnabiyyîna ( والنبيين ) nabi-nabi
Jumlah pemakaian kata وَٱلنَّبِيِّۦنَ3 kali. Rinciannya ada disini
Kata dasar dari kata وَالنَّبِيِّۦنَ tersusun dari suku kata ن-ب-ء

kata dasar ن-ب-ء ini huruf hijaizah yang ketiga yaitu ء yang bisa berubah menjadi ا atau ء atau و atau ى atau tidak ada sama sekali. tergantung polakata (wazan) yang digunakannya.

Penggunaan kata dasar ن-ب-ء ini pada AlQuran ada di sini

Jumlah pemakaian kata dasar atau akar kata
ن-ب-ء pada AlQuran
160 kali.

Dipakai untuk kata benda sebanyak : 106 kali. Rinciannya ada disini

Dipakai untuk kata kerja sebanyak : 54 kali. Rinciannya ada disini

Jumlah variasi pemakaian kata dasar ن-ب-ء pada AlQuran77 macam. Rinciannya ada disini
Makna dari kata dasar ن-ب-ء

Catatatan :
Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya
Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata kabar, warta, warta berita, kejadian, intelijen, kecerdasan, inteligensi, intel, kepandaian, barang, butir, pos, hal, soal, pengumuman, pemberitahuan, siaran, pemakluman, penyataan, isyarat, maklumat, pernyataan, pengetahuan, buritan, kabar angin, desas-desus, sedekah, pemberian, surat selebaran, derma, surat siaran, nasihat, anjuran, advis, petunjuk, petuah, berita, kata, perkataan, sabda, pesan, janji, istilah, masa, waktu, sebutan, hubungan

Kata dasar ini sebagai kata kerja berkaitan dengan makna kata
mengatakan, mengabarkan, mewartakan, memandaikan, mengumumkan, memberi pernyataan, memberikan maklumat, memberikan nasehat, memberikan anjuran.
Kajian kata وَالنَّبِيِّۦنَ ditinjau dari aspek tata bahasa :

1 kata penamaan : Maksud dari kata Penamaan adalah kata yang mewakili nama dari suatu benda, kondisi, keadaan, sifat, keterangan, tempat atau nama apapun. Kata Penamaan ini tidak akan berubah terhadap waktu, baik waktu yang lalu maupun waktu sekarang atau yang akan datang. Kata penamaan ini berubah pada harakat terakhirnya, jika kata penamaan ini berada pada posisi subyek, obyek atau kepemilikan.

2 gender laki-laki : kata وَالنَّبِيِّۦنَ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki

3 kata dengan jumlah tunggal : untuk kata ٱلنَّبِيِّۦنَ ini digolongkan dalam bentuk kata tunggal yang memiliki jenis laki-laki.

4 imbuan : imbuan wa ( وَ ) yang ada pada kata ini dapat ber nabi-nabi , beserta, atau dapat pula ber nabi-nabi demi. jika kata wa ( وَ ) ini diapit oleh dua buah kata benda, atau dua buah kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini ber nabi-nabi . adapun jika tidak diapit oleh dua buah kata benda,kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini ber nabi-nabi demi.

5 kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata وَالنَّبِيِّۦنَ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah a (fatchah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran a (fatchah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran fatchah.

6 kata benda tanpa berakhiran tanwin (n) : kata وَالنَّبِيِّۦنَ ini merupakan jenis kata benda yang berakhiran tanpa tanwin, kata benda tanpa akhiran tanwin ini dapat memiliki akhiran a ( َ ), i ( ِ ) atau u ( ُ ). untuk kata benda ini,. untuk kata benda ini, akhiran yang digunakan adalah i (kasrah). bentuk akhiran (apakah berakhiran a,i atau u), hal ini tergantung pada kata sebelumnya. akhiran i (kasrah) disebabkan karena kata sebelumnya menggunakan kata yang menyebebakan kata berikutnya berakhiran kasrah.

Disclaimer / penafian