Hadits riyawat : AbuDaud dengan nomor hadits : 3047
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ فَارِسٍ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ أَبِي عُمَيْسٍ أَخْبَرَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ قَيْسِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ الْأَشْعَثِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَ اشْتَرَى الْأَشْعَثُ رَقِيقًا مِنْ رَقِيقِ الْخُمْسِ مِنْ عَبْدِ اللَّهِ بِعِشْرِينَ أَلْفًا فَأَرْسَلَ عَبْدُ اللَّهِ إِلَيْهِ فِي ثَمَنِهِمْ فَقَالَ إِنَّمَا أَخَذْتُهُمْ بِعَشَرَةِ آلَافٍ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ فَاخْتَرْ رَجُلًا يَكُونُ بَيْنِي وَبَيْنَكَ قَالَ الْأَشْعَثُ أَنْتَ بَيْنِي وَبَيْنَ نَفْسِكَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا اخْتَلَفَ الْبَيِّعَانِ وَلَيْسَ بَيْنَهُمَا بَيِّنَةٌ فَهُوَ مَا يَقُولُ رَبُّ السِّلْعَةِ أَوْ يَتَتَارَكَانِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ النُّفَيْلِيُّ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي لَيْلَى عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ ابْنَ مَسْعُودٍ بَاعَ مِنْ الْأَشْعَثِ بْنِ قَيْسٍ رَقِيقًا فَذَكَرَ مَعْنَاهُ وَالْكَلَامُ يَزِيدُ وَيَنْقُصُ
Keterangan dari AlQuran berkaitan dengan kata :وليس
Arti kata walaysa ( وليس ) | bukanlah / tidaklah |
Jumlah pemakaian kata وَلَيْسَ | 5 kali. Rinciannya ada disini |
Jumlah variasi pemakaian kata dasar ل-ي-س pada AlQuran | 18 macam. Rinciannya ada disini |
Makna dari kata dasar ل-ي-س Catatatan : Ini bukan kamus, tetapi merupakan keterkaitan kata yang bisa jadi padananya atau keterangannya atau lawan katanya | Kata dasar ini sebagai kata benda berkaitan dengan makna kata tak, bukan, tiada, nggak, ndak, kagak Tidak ada kata kerja yang berkaitan kata dasar ini |
Kajian kata وَلَيْسَ ditinjau dari aspek tata bahasa : | 1 kelompok harf : kata وَلَيْسَ ini masuk dalam kelompok kata sambung (penghubung) maupun kata depan. kata وَلَيْسَ ini tidak dapat berdiri sendiri tanpa diikuti oleh kata lainnya. 2 gender laki-laki : kata وَلَيْسَ ini digolongkan dalam kata untuk jenis kelamin laki 3 imbuan : imbuan wa ( وَ ) yang ada pada kata ini dapat ber bukanlah / tidaklah , beserta, atau dapat pula ber bukanlah / tidaklah demi. jika kata wa ( وَ ) ini diapit oleh dua buah kata benda, atau dua buah kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini ber bukanlah / tidaklah . adapun jika tidak diapit oleh dua buah kata benda,kata kerja atau frase maka imbuan wa ( وَ ) ini ber bukanlah / tidaklah demi. |